LOS ANGELES,

Dua personel grup musik legendaris Led Zeppelin, Jimmy Page dan Robert Plant, akan menghadiri sidang yang digelar pada Selasa (13/6/2016), terkait kasus tudingan "pencurian" lagu ternama, "Stairway to Heaven", yang dilontarkan sebuah grup musik asal AS.
Spirit, grup musik psychedelic asal Los Angeles yang eksis pada masa yang sama dengan Led Zeppelin, mengklaim alunan melankolis gitar dalam pembukaan lagu tersebut diambil dari lagu karya mereka, "Taurus".
Meski demikian, gitaris Spirit, Randy Wolfe, tak pernah mengajukan gugatan hukum hingga dia meninggal dunia pada 1997. Gugatan baru dilayangkan oleh pengelola aset Wolfe, Michael Skidmore.
"Jika Anda mendengarkan kedua lagu itu, maka Anda bisa menentukan sendiri. Ini benar-benar sama," ujar Wolfe saat diwawancarai sebuah majalah sebelum kematiannya.
"Mereka (Led Zeppelin) menghasilkan jutaan dollar AS dan tak pernah mengatakan sekadar 'terima kasih' atau 'Apakah kami bisa membayarmu?' Ini semacam hal yang menyakitkan bagi saya," tambah Wolfe.
Setelah dua tahun menjalani proses legal, seorang hakim di California sebenarnya tak setuju dengan klaim pencurian lagu ini, tetapi kasus ini bisa disidangkan di Los Angeles.
"Perwakilan Spirit gagal memberi bukti kuat adanya kesamaan, tetapi dia berhasil menciptakan isu terkait masalah ini," kata Gary Klausner, hakim pengadilan distrik AS, dalam putusannya, Mei lalu.
Kedua pihak, lanjut hakim, sama-sama mempertanyakan soal akses Led Zeppelin terhadap karya "Taurus" pada 1967 sebelum mereka merekam "Stairway to Heaven" di London pada Desember 1970 dan Januari 1971.
Led Zeppelin pernah menjadi grup pembuka dalam konser Spirit ketika kelompok yang beranggotakan Robert Plant, Jimmy Page, John Paul Jones, dan mendiang John Bonham itu menjalani debut mereka pada 26 Desember 1968 di Denver, AS.
Para anggota Led Zeppelin yang masih hidup sudah memasukkan kesaksian mereka ke pengadilan yang pada intinya mereka tak pernah melakukan interaksi substantif atau mendengarkan musik-musik karya Spirit.
Sementara itu, Michael Skidmore tidak menyebut jumlah ganti rugi yang diincarnya. Namun, berita yang beredar menyebutkan, setidaknya Skidmore mengincar setidaknya 40 juta dollar AS.
Editor : Ervan Hardoko
Sumber : kompas.com