WhatsApp
Berita & Artikel

Berita & Artikel

Kumpulan berita dan artikel terbaru terkait HKI, merek, paten, dan pengembangan bisnis.

 
 

Temukan Berita & Artikel

Sempat Kalah, Akhirnya BIORE Menang Melawan Sabun BIORF

16 - February - 2014

Perusahaan asal Jepang, Kao Corporation harus berjuang hingga Mahkamah Agung (MA) untuk mempertahankan merek Biore. Sebab Biore sempat kalah melawan Biorf di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat (PN Jakpus) dalam perebutan merek.

Kasus bermula saat Kao mendapati merek sabun Biorf beredar di pasaran. Merasa dirugikan, Kao sebagai produsen Biore pun mengambil langkah hukum dengan melayangkan gugatan terhadap PT Sintong Abadi selaku produsen Biorf ke PN Jakpus.

Dalam dalil gugatannya, Biore beralasan telah mendaftarkan merek Biore ke Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) sejak 17 Juni 1982. Sedangkan merek Biorf baru terdaftar pada 16 Januari 2012. Kao menganggap Biorf telah mendompleng merek Biore yang sudah lebih dulu terdaftar dan terkenal.

Siapa nyana, pil pahit ditelan Kao karena gugatannya terhadap PT Sintong Abadi kandas. Pada 24 Mei 2012 PN Jakpus menolak gugatan perusahaan yang bermarkas di Chuo-ku, Tokyo, Jepang itu.

Atas argumen dan dalil-dalil yang dimiliki, Kao pun mengajukan kasasi. Akhirnya permohonan Kao dikabulkan MA.

"Mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya," putus majelis kasasi yang diketuai I Made Tara seperti dilansir website Mahkamah Agung (MA), Kamis (2/1/2014).

Dalam putusan yang juga beranggotakan Dr Nurul Elmiyah dan Sultoni Mohdally menyatakan Biore sebagai merek terkenal dan merek Biorf memiliki persamaan pada pokoknya dengan merek BIORE untuk barang tidak sejenis.

Selain itu putusan kasasi yang diketok pada 21 Januari 2013 juga menyatakan PT Sintong Abadi tidak beritikad baik saat mendaftarkan merek BIORF dan bertentangan dengan ketertiban umum. MA juga memerintahkan PT Sintong untuk menghentikan semua tindakan penggunaan merek Biorf sebagai akibat telah dibatalkannya merek Biorf.

"Memerintahkan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk tunduk dan taat pada putusan pengadilan dalam perkara ii dengan melaksanakan pembatalan merek BIORF," perintah majelis kasasi tersebut.

Sumber: detik.com

 

dibaca: 15494 kali

TAG :

biorebiorf
 

Berita & Artikel Lainnya

1 2 3 4 5 6 7 »
 

Merek Viral Bukan Kebetulan: Strategi Entry Branding dalam Menciptakan Ledakan Pasar

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Tidak sedikit orang beranggapan bahwa sebuah merek menjadi viral semata-mata karena keberuntungan, momentum media sosial, atau tren sesaat. Padahal dalam praktik branding kontemporer, viralitas sering kali merupakan hasil dari strategi persepsi yang dirancang secara sadar sejak awal. Sebagian merek bahkan memang dibentuk untuk menjadi bahan...

Merek Sebagai Agama Modern: Ketika Brand Berubah Menjadi Sistem Kepercayaan Sosial

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Di dalam teori bisnis klasik, merek umumnya dipahami sebagai identitas komersial yang berfungsi membedakan barang atau jasa milik satu pelaku usaha dengan pelaku usaha lainnya. Namun dalam praktik branding kontemporer, sebagian merek besar dunia telah berkembang jauh melampaui fungsi identifikasi produk semata. Pada level tertentu, merek tidak...

Strategi Nama Merek yang Sengaja Dibuat “Salah” tetapi Justru Kuat

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Dalam praktik branding kontemporer, terdapat fenomena menarik di mana sebagian perusahaan justru membangun identitas mereknya melalui kata yang secara linguistik dianggap tidak baku, tidak lazim, atau tampak seperti penyimpangan dari ejaan umum yang dikenal masyarakat. Walaupun sering dianggap sebagai bentuk “kesalahan” penulisan,...

Fengshui Nama Merek: Mitos, Psikologi, atau Strategi Persepsi Bisnis?

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Pembahasan mengenai branding pada umumnya identik dengan strategi pemasaran, psikologi konsumen, visual identity, dan positioning pasar. Namun menariknya, di berbagai negara Asia masih banyak pelaku usaha yang mempertimbangkan unsur fengshui ketika menentukan nama merek, logo, nomor bisnis, hingga identitas komersial lainnya. Bagi sebagian...

Strategi Membangun Merek Unicorn: Dominasi Aset Intelektual dalam Bisnis Modern

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Perubahan struktur ekonomi global telah menggeser cara pasar menilai sebuah perusahaan. Jika pada masa lalu kekuatan bisnis identik dengan kepemilikan aset fisik, maka saat ini nilai terbesar justru sering lahir dari kemampuan membangun dominasi intelektual, psikologis, dan ekosistem perilaku di tengah masyarakat. Fenomena tersebut kemudian...

Mengapa Permohonan Merek Tetap Berisiko Ditolak Walaupun Belum Terdaftar Oleh Pihak Lain

Masih banyak pelaku usaha beranggapan bahwa suatu merek pasti aman didaftarkan selama nama tersebut belum digunakan atau belum terdaftar oleh pihak lain. Padahal dalam praktik hukum merek di Indonesia, kondisi demikian belum tentu menjamin bahwa permohonan akan diterima oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Sistem hukum merek di Indonesia tidak semata-mata menilai apakah...

KOPI DARI HATI: Konsistensi DNA Emosional dalam Strategi Branding

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Di tengah persaingan industri kopi dan café yang semakin padat, banyak merek berlomba menampilkan kualitas biji kopi, teknik roasting, origin, hingga desain interior yang estetik. Namun dalam praktik branding, kekuatan sebuah merek sering kali tidak hanya lahir dari...

AQUAPROOF dan Strategi Suggestive Branding: Ketika Nama Merek Menjawab Rasa Khawatir Konsumen

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Tidak semua merek dibangun untuk menciptakan prestige, simbol gaya hidup, atau kesan eksklusif semata. Dalam banyak kategori produk problem solver, kekuatan sebuah brand justru lahir dari kemampuannya menyentuh titik paling sensitif dalam psikologi konsumen: rasa khawatir,...

Merek Kata vs Merek Angka: Strategi Branding, Kekuatan Simbolik, dan Perlindungan Hukumnya

Dr. Ichwan Anggawirya, S.Sn., S.H., M.H. Dalam konsep branding modern, pemilihan nama merek bukan lagi sekadar persoalan kreativitas, melainkan bagian dari strategi membangun persepsi, diferensiasi, dan positioning bisnis jangka panjang. Sebuah nama dapat menciptakan kesan tertentu bahkan sebelum publik mengenal produk atau layanan yang ditawarkan. Salah satu pendekatan yang menarik...

EATLAH: Branding Kasual yang Berhasil Membangun Identitas Kuat

Di era media sosial dan budaya konsumsi cepat seperti sekarang, brand kuliner terus bermunculan dengan berbagai konsep kreatif. Namun, hanya sedikit yang benar-benar mampu membangun identitas yang kuat sekaligus terasa dekat dengan konsumennya. Salah satu contoh menarik dalam perkembangan brand kuliner modern di Indonesia adalah Eatlah. Didirikan pada tahun 2016 oleh Michael Chrisyanto...

Butuh Konsultasi Gratis?

Tim expert kami siap membantu Anda memilih layanan yang tepat untuk kebutuhan bisnis